
1. Berpakaian rapi dan sederhana. Dosen yang memperhatikan
kerapian berpakaian dan penampilan selain mampu menimbulkan kepercayaan
diri juga dapat menciptakan daya tarik bagi mahasiswa(i). Oleh karena
itu, sangat dianjurkan dosen memilih pakaian yang serasi dan tidak
mencolok agar mahasiswa(i)nya tertarik mengikuti pelajaran yang
diberikan.
2. Mengajar dengan penuh kesungguhan. Hampir semua dosen mampu
mengajar dengan baik, tetapi tidak semuanya mengajar dengan penuh
kesungguhan. Itu dapat terlihat dari bagaimana cara mereka memulai
pembelajaran, memberikan materi, dan menutup pembelajaran. Ketika
seorang dosen yang memulai pembelajaran dengan muka cemberut atau kurang
bersemangat dapat diindikasikan bahwa dia kurang bersungguh-sungguh
untuk menciptakan suasana menyenangkan dalam kelas. Sedangkan ketika
memberikan materi, dosen tersebut kurang meyakinkan dalam mengajar,
banyak salah ucap, memberikan contoh yang kurang bisa diterima akal
sehat, menyatakan analogi yang tidak sesuai, dengan mata lebih banyak
terpusat pada buku panduan yang di bawanya, sangat mungkin dosen
tersebut benar-benar tidak bersungguh-sungguh untuk menyiapkan dirinya
mengajarkan sesuatu kepada para mahasiswa(i)nya.
3. Bertutur kata dengan lantang, tegas, lugas dan meyakinkan.
Jika dalam mengajar seorang dosen tidak mampu bersuara dengan lantang
dan tidak bisa didengarkan jelas oleh para mahasiswa(i) ada 2 hal yang
akan terjadi. Pertama, penjelasan dosen tersebut tidak akan diterima
baik oleh mahasiswa alias tidak dimengerti. Kedua, para mahasiswa(i)
akan mengantuk karena selama 1 jam pelajaran mereka akan disuguhi dengan
penjelasan yang tidak bisa diterima jelas oleh dua telinga mereka, yang
memungkinkan terjadinya kurang perhatian, konsentrasi, dan akhirnya
mengantuk.
4. Disiplin. Banyak dosen yang menganggap dirinya adalah raja
yang ingin selalu menang sendiri padahal seharusnya raja itu melayani
rakyatnya dan memberikan kebahagiaan, bukan malah mengatur-atur sendiri
kapan jadwal mengajar mereka. Jika itu dibicarakan dengan musyawarah
lalu disepakati bersama dengan mahasiswa(i) mungkin hal itu bisa
diterima, namun bagaimana yang menetapkan jadwal secara sepihak, datang
terlambat, atau tidak hadir tanpa pemberitahuan yang jelas. Apapun
namanya seorang dosen harus memberikan teladan tentang kedisiplinan ini,
selain karena bagian dari tanggung jawab juga merupakan ukuran seberapa
pantas peran dosen dalam dirinya dan seberapa tinggi penghormatannya
kepada diri sendiri dan mahasiswa(i)nya.
5. Kemampuan menguasai kelas. Semua dosen memiliki gayanya
masing-masing dalam mengajar. Ada yang super serius, santai, friendly,
penuh humor, atau bahkan menakutkan. Apapun namanya, mahasiswa(i) masa
kini membutuhkan kenyamanan dan kepuasan dalam kelas bukan keterpaksaan.
Itu dapat hadir dalam jiwa mahasiswa(i) jika seorang dosen mampu
mengajar dengan metode-metode variatif dengan materi yang padat dan
mudah dipahami. Selain itu, seorang dosen juga harus pandai mengenali
apa yang diinginkan mahasiswa(i) mereka, bukan malah memaksakan
mahasiswa(i)nya untuk menerima materi apapun dengan gaya mengajar
sesukanya karena itu sungguh sangat tidak adil dan merugikan
mahasiswa(i).
6. Teladan. Selain menghadirkan suasana menyenangkan dalam
kelas, seorang dosen seharusnya mampu memberikan pelayanan di luar kelas
sama baiknya di dalam kelas, seperti ketika ditugaskan sebagai dosen
pembimbing skripsi, atau apapun yang berhubungan dengan mahasiswa(i)
sebaiknya dosen yang bersangkutan selalu hadir dengan penuh keceriaan,
memberikan bimbingan, bantuan, saran, kritik yang membangun dengan niat
yang bersih. Apa yang dilakukan dosen di luar kelas setidak-tidaknya
dapat memberikan image yang positif jikalau mampu diperankan dengan
baik. Mahasiswa(i) selalu menilai dalam diam dan seharusnya semua dosen
mengetahui hal itu sehingga mereka selalu ada dan hadir dalam suasana
penuh keteladanan.
Selain hal tersebut di atas, masih banyak yang perlu diperhatikan oleh
seorang dosen dalam rangka menjadikan diri mereka teladan dan idaman
bagi mahasiswa(i). Namun, yang paling utama adalah menerapkannya dengan
berpikir positif dan penuh bijaksana demi memajukan para generasi muda
dan dunia pendidikan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan Anda Berkomentar Untuk Kritik Dan Sarannya
===========================================